triangle

Jurusan Tata Niaga PNL Gelar FGD Peningkatan DIII ke Sarjana Terapan

Jurusan Tata Niaga PNL Gelar FGD Peningkatan DIII ke Sarjana Terapan

Lhokseumawe - Dalam rangka peningkatan status Program Studi Diploma III Perbankan Keuangan (Prodi DIII PK) menjadi Sarjana Terapan Manajemen Keuangan Sektor Publik (MKSP), Jurusan Tata Niaga, Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL) pada Rabu, (27/10/2021) melaksanakan kegiatan Focuss Decision Group (FGD),.

 

Informasi yang disampaikan Ketua Jurusan Tata Niaga Zulkarnaini, M.Si.Ak.CA pada juangnews.com,  kegiatan yang dilaksanakan sehari itu menghadirkan pemateri dari Universitas Syiah Kuala (USK) Dr. Muhammad Nasir, SE.,M.Si.MA yang merupakan dosen Fakultas Ekonomi USK.

 

"Kegiatan FGD ini merupakan rangkaian kegiatan yang disetujui dalam program Pengembangan Program Sarjana Terapan Berbasis Industri (PSTBI) yang dibiayai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi. Kita dibiayai dengan dana hibah hampir 1 Milyar Rupah untuk upgrading Prodi DIII PK  ke Sarjana Terapan MKSP," ungkap Zulkarnaini.

 

"Nantinya lulusan MKSP akan menjadi sarjana terapan vokasi, tentunya akan lebih diminati pasar kerja, apalagi Program Studi MKSP jika berhasil kita wujudkan adalah merupakan ketiga di Indonesia, karena hanya ada dua kampus yang membuka program studi MKSP di Indonesia," lanjutnya.

 

Muhammad Nasir dalam pemaparan materinya tentang sinergitas perguruan tinggi  vokasi dan industri dalam menyikapi Kampus Merdeka mengatakan bahwa saat ini terdapat dorongan yang kuat dari Dirjen Vokasi untuk memperkuat SDM, khususnya di bidang vokasi.

 

"Kita berharap ke depan, potensi SDM kita yang dipakai di industri-industri. Bukan lagi tenaga dari luar. Kemudian kita harus bisa mencari peluang, oleh sebab itu itu jangan lagi berpikir bahwa kuliah di Lhokseumawe, tapi kerja di Lhokseumawe. Cari peluang di luar daerah," papar doktor lulusan Universitas Bonn, Jerman ini.

 

"Ke depan juga lebih fokus kepada IT, untuk itu harus memperkuat skill di bidang IT. Khususnya dalam menyusun kurikulum kampus merdeka harus mengakomodir keahlian di bidang IT ini," lanjutnya.

 

Pantauan media ini, kegiatan FGD yang mengusung tema, Sinergitas Perguruan Tinggi Vokasi dan Industri dalam Menyiapkan Kampus Merdeka tersebut diikuti oleh seluruh civitas akademika, yakni dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa serta alumni.

Leave a Comment